Un blog d'une rêveur, écrivain sceptique, randonnée adolescent, impuissant romantique, mélancolique sanguin, et décorer l'artiste dans la fabrication.

 

Ada Cinta

Ucapkanlah kasih satu kata yang kunantikan. Sebab ku tak sanggup membaca matamu, mendengar bisikmu. Nyanyikanlah kasih senandung kata hatimu. Sebab ku tak mampu mengartikan getar ini.

Sebab ku meragu pada dirimu.

Mengapa berat ucapkan cinta padahal ia ada, dalam rinai hujan dalam terang bulan, juga dalam sedu sedan? Mengapa sulit mengaku cinta padahal ia terasa, dalam rindu dendam, hening malam? Cinta terasa ada.

(kegalauan bersama Prima Hari Febrian di tengah derasnya bulir2 air hujan yang turun membasahi bumi :p)